jam

Tampilkan postingan dengan label konflik papua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label konflik papua. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Desember 2011

pengelolaan konflik

Pengelolaan Konflik di Indonesia – Sebuah Analisis Konflik di Maluku, Papua dan Poso

Pengelolaan Konflik di Indonesia – Sebuah Analisis Konflik di Maluku, Papua dan Poso, by HD Centre, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Current Asia The post-Soeharto era in Indonesia has been marked by the eruption of several violent internal conflicts throughout the country. This combined with the transition to democracy begun by Soeharto's successor, Bacharuddin Jusuf Habibie, have had direct impacts on the ways in which conflicts are managed in the country. This report, in Bahasa Indonesia, takes a practical look at the management of internal conflicts in Indonesia, focusing its attention on three affected regions - Poso, Maluku, and Papua . It attempts to fill the gap in existing comparative research and analysis in this area in order to inform future peacemaking efforts in the country. The publication is one of three produced as part of the HD Centre's project - Comparative Perspectives on Conflict Management in Asia

Senin, 24 Oktober 2011

konflik papua

KONFLIK PAPUA
Kapolsek Mulia Tewas Ditembak Separatis
 

KAPOLSEK TEWAS DITEMBAK -- Peti berisi jenazah Kapolsek Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, AKP Dominggus Awes disemayamkan di Aula Polresta Mulia, Puncak Jaya, Senin (24/10). Dominggus Awes, tewas ditembak di Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, oleh orang tak dikenal. (Antara)
Selasa, 25 Oktober 2011
JAKARTA (Suara Karya): Kekerasan kembali terjadi di Papua. Kapolsek Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, AKP Dominggus Octavianus Awes, tewas ditembak orang tak dikenal di Bandara Mulia, Puncak Jaya, Papua, Senin (24/10) siang.
Menurut Kadiv Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam, peristiwa tragis itu terjadi Senin sekitar pukul 11.00 WIT. Dominggus ketika itu tengah memonitor kegiatan di Bandara Mulia. Dia tengah berdiri tepat di depan pesawat MAF (Mission Aviation Fellowship).
Tiba-tiba dua orang tak dikenal mengeroyok, menindas, dan meringkus Dominggus hingga jatuh telentang. Orang itu lalu merebut senjata revolver Taurus XK 25609 milik Dominggus. Pelaku kemudian menembak korban dua kali, mengenai hidung sebelah kiri dan bagian leher kiri. Korban langsung tewas.
Korban dibawa ke Rumah Sakit Mulia lalu dimandikan. Namun, jenazah sempat disemayamkan di aula kantor Polres Puncak Jaya karena evakuasi jenazah AKP Dominggus Awes terhambat akibat cuaca buruk. Rencananya, jenazah akan diterbangkan menuju Sentani, Jayapura.
Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya beserta keluarga korban tampak berada di dekat jasad AKP Dominggus Awes. Sementara itu, Polres Puncak Jaya menaikkan bendera setengah tiang di halaman kantornya.
Kapolres Puncak Jaya AKBP Alex Korwa menuturkan, proyektil peluru yang ditembakkan orang tak dikenal itu masih berada di kepala Dominggus Awes. Peluru itu belum berhasil dikeluarkan dan akan dikeluarkan oleh tim medis di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Selasa (25/10).

pnya gw

My Blog List

Pengikut

link teman

LINK TEMAN

link yessi

Search